Tampilkan postingan dengan label Dasar-Dasar PCLinuxOS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar-Dasar PCLinuxOS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

Susunan Direktori Penting di Linux

Direktori adalah komponen yang berisi satu berkas atau lebih, atau satu direktori lainnya atau lebih, yang disebut dengan subdirektori. Struktur direktori di Linux adalah hierarkis, atau sering juga disebut sebagai pohon direktori. Level tertinggi pada direktori root (/) sedang yang lainnya dianggap sebagai berkas termasuk hard disk, partisi dan removable media. Sedankan direktori user berada di bawaah direktori /home. Berikut adalah daftar direktori penting yang berada di derektori root (/)
  1.  (direktori root, di mana semuanya dimulai)
  2. /bin (Berisi binari (program) yang harus ada untuk sistem untuk boot dan menjalankan, seperti perintah ps, ls, ping, grep, cp)
  3. /boot (Berisi kernel Linux, RAM disk image awal (untuk driver yang diperlukan pada saat boot), dan boot loader. Menarik file:
    * / boot / grub / grub.conf atau menu.lst, yang digunakan untuk
    mengkonfigurasi boot loader
    *  / boot / vmlinuz, kernel Linux)tempat penyimpanan berkas yang di perlukan untuk mem-boot komputer
  4. /dev (direktori khusus yang berisi node perangkat. "Segala sesuatu adalah file" juga berlaku perangkat terminal, usb, atau perangkat yang melekat pada sistem.Contoh : /dev/tty1, /dev/usbmon0)
  5. /etc (Direktori / etc berisi semua seluruh sistem file konfigurasi. Hal ini juga berisi kumpulan shell
    script yang memulai setiap layanan sistem pada saat boot.
    Segala sesuatu dalam direktori ini harus teks yang dapat dibaca. Contoh : /etc/resolv.conf, /etc/logrotate.conf)
  6. /home (Direktori khusus buat pengguna, berisi aplikasi dan berkas serta konfigurasi pengguna (user), setiap pengguna diberikan sebuah direktori / home. Pengguna biasa dapat menulis file hanya dalam direktori mereka (/home). Keterbatasan ini melindungi sistem dari bermasalah aktivitas pengguna.)
  7. /initrd (merupakan root sementara yang di eksekusi pada saat booting sebelum berpindah ke root asli, isinya beberapa aplikasi dan perintah dasar yang diperlukan untuk booting. karena initrd merupakan root sementara maka isi file initrd mirip dengan / pada sistem asli)
  8. /lib (Direktory berisi file shared library yang digunakan oleh sistem inti. program. Ini mirip dengan DLL pada Windows)
  9. /lost+found (Setiap partisi diformat atau perangkat menggunakan filesystem Linux, seperti ext3, akan memiliki direktori ini. Hal ini digunakan dalam hal sebagian pemulihan dari filesystem corruption. Kecuali sesuatu yang sangat buruk telah terjadi ke sistem Anda, direktori ini akan tetap kosong)
  10. /media (Derektori yang berisikan mount point untuk media removable seperti sebagai USB drive, CD-ROM, dll yang sudah terpasang secara otomatis pada saat Install)
  11. /mnt (Direktori yang berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer)
  12. /opt: ( Direktory tempat ter-install-nya aplikasi tambahan dan dapat di akses oleh semua user. Hal ini terutama digunakan untuk menyimpan produk perangkat lunak komersial yang dapat diinstal pada sistem Anda)
  13. /proc (direktori yang menanganin porses yang sedang berjalan. Berisi informasi tentang proses sistem baik itu filesystem virtual dengan informasi teks tentang sumber daya sistem maupun berisi informasi tentang menjalankan proses.Contoh : /proc/{pid}, /proc/uptime)
  14. /root (Ini adalah direktori home untuk account root. Direktori ini hanya dapat diakses oleh user root atau super administrator. Direktori / tidak sama dengan /root. Jadi harus diperhatikan dalam penulisannya)
  15. /sbin berisi berkas binari penting  yang umumnya dicadangkan untuk superuser, memuat perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti arp, halt, shutdown, route, swapon, iptables, reboot, fdisk, ifconfig
  16. /srv: berisikan file-file service yang dibutuhkan oleh sebuah server.Contoh : /srv/cvs, /srv/www, /srv/ftp
  17. /swap: sebagai tambahan memori ketika RAM tidak mencukupi ketika sistem me-load suatu program
  18. /sys: mengandung informasi mengenai sistem
  19. /tmp (singkatan dari temporer adalah direktori yang disediakan ketika dibutuhkan ruang sementara dalam melakukan pekerjaan, contoh ketika melakukan proses burn cd maka image (file iso ) secara default dimasukkan ke direktori ini sebelum di burn ke cd, beberapa konfigurasi menyebabkan direktori ini harus dikosongkan setiap kali sistem reboot)
  20. /user (Direktori yang berisi aplikasi dan berkas serta konfigurasi pengguna (user)
  21. / usr / bin (Direktori berisi program executable terinstal dengan distribusi Linux Anda. Hal ini untuk menampung ribuan program)
  22. / usr / lib (shared library ini untuk program di / usr / bin)
  23. / usr / local (Direktori di mana program yang tidak disertakan dengan distribusi Anda tetapi dimaksudkan untuk seluruh sistem penggunaan diinstal. Program disusun dari kode sumber biasanya dipasang di / usr / local / bin. Pada sistem Linux yang baru diinstal direktori ini ada tetapi akan kosong sampai administrator sistem menempatkan sesuatu di dalamnya.
  24. / usr / sbin (Berisi program sistem administrasi lanjutan)
  25. / usr / share (Derektori berisi semua data bersama yang digunakan oleh program di / usr / bin. Ini termasuk hal-hal seperti standar file konfigurasi, ikon, latar belakang layar, suara file, dll)
  26. / usr / share / doc (Kebanyakan paket diinstal pada sistem akan mencakup beberapa jenis dokumentasi. Di / usr / share / doc, kita akan menemukan file dokumentasi yang diselenggarakan oleh paket)
  27. var (merupakan kependekan dari Variable Files. berisi berkas log dan database. berisikan file-file log sistem (/var/log), paket dan file database (/var/lib), email (/var /mail), print queues (/var/spool), lock files (/var/lock), temporary file yang dibutuhkan saat reboot (/var/tmp), dll)
  28. / var / log (berisi file log, catatan dari berbagai sistem kegiatan. Ini sangat penting dan harus dipantau dari waktu ke waktu. Yang paling berguna adalah / var / log / messages. Perhatikan bahwa untuk alasan keamanan pada beberapa sistem, Anda harus menjadi superuser untuk melihat file log.
Demikianlah drektori penting pada PCLinuxOS dan Linux pada umumnya, semoga bermanfaat

By, Patmin Puja Kesuma 
READ MORE - Susunan Direktori Penting di Linux

Jumat, 02 Maret 2012

Variasi Format Installer di PCLinuxOS

Walaupun kita sebagai pengguna PCLinuxOS maka tidak ada salahnya mengetahui hal -hal tentang linux karna PCLinuxOS adalah juga distro yang di kembangkan dari Linux jadi tidak ada bedanya. Nah perlu kita ketahui bahwa banyak selali format installer linux yang bergentanyangan di dunia ini. Dengan mengetahi nya diharapkan kita nanti tidak bingun format installer sperti apa saja yang bisa di install di PCLinuxOS.

Variasi format file untuk meng-install suatu program di Linux antara lain:
  1. rpm: digunakan oleh dstro Redhat/Fedora, OpenSuse, Mandriva/Mandrake dan PC linuxOS beserta turunannya
  2. deb: digunakan oleh distro Debian, Ubuntu, Mepis,Xandros dan turunannaya
  3. targz: semua distro dapat menggunakan
  4. package: semua distro dapat menggunakan
  5. bin, sh: semua distro dapat menggunakan
Semoga bermanfaat

By, Patmin Puja Kesuma
READ MORE - Variasi Format Installer di PCLinuxOS

Jumat, 30 September 2011

Cara Install Program di PCLinuxOS

Ada 3 mode install program di PCLinuxOS, yakni: 
  1. Install melalui internet
  2. Install melalui mode teks
  3. Install melalui mode grafis 
Berikut uraian mengenai Cara Install Program di PCLinuxOS 

3. Install mode internet, caranya sebagai berikut:
  • Konek ke Internet
  • Buka Synaptic
  • Jika Anda tidak bekerja di root maka akan di minta masukkan pasword root
  • Klik tombol section untuk melihat kategori program
  • Pilih kategori program yang akan diinstall
  • Klik kanan pada nama program yang akan di-install
  • Pilih mark for Installation pada menu yang muncul, jika muncul kotak dialog yang menyatakan ada program lain yang perlu diinstal kliklah tombol mark
  • Pilih program-program lain yang perlu di-install
  • Jika sudah selesai menandai semua program yang akan diinstal klik tombol Apply
  • pada kotak dialog summary instalasi, klik tombol Apply lagi untuk mulai menginstal program-program tersebut, dan tunggu proses nya
Jika diketahui nama program yang akan di install, bisa dengan melakukan pencarian dengan klik tombol Search di Snaptic kemudian klik OK/tekanEnter

2. Install mode mode Teks, caranya sebagai berikut
  • Buka Konsole
  • Jika Anda tidak bekerja di root maka ketikkan su untuk meng-akses root dan masukkan password root Anda
  • Ketik kan perintah cd /root/Documents (jika file yang akan di install berada di folder root > Documents. Perintah ini harus sesuai letak dimana Anda menyimpan file.rpm yang akan Anda install)
  • Kemudian ketikkan perintah rpm –ivh *.rpm (untuk mengintal semua program yang berformat rpm dalam folder tersebut)
  • Jika ingin meng-update suatu program gunakan perintah rpm –Uvh *.rpm
Agar lebih jelasnya ini saya ambilkan sreenshot waktu saya install rpm-installer


3. Install mode grafis, caranya sebagai berikut:
  • Terlebih dulu Anda harus meng-install tool bernama rpm-installer, bisa melalui Snaptic Package Manager, atau mendowload file nya kemudian menginstall nya secara manual dengan mode teks
  • Setelah selesai install rpm-installer nya, cara menggunakannya cukup mudah dengan klik kanan file.rpm yang akan Anda install kemudian Open With > RPM Installer
  • Proses install akan berjalan dan tunggu sampai selesai

Semoga bermanfaat

By, Patmin Puja Kesuma
READ MORE - Cara Install Program di PCLinuxOS